Mbah Darminah, Maaf !

•Maret 14, 2009 • 1 Komentar

Dulu memang hanya sepintas lalu aku mengenalnya waktu SD. Setelah sekian waktu membuatku berta

mbah umur menemui Mbah Darminah seperti terkenang lagi dengan nuansa luas tanpa perasaan khawatir terhadap banyak hal. Masa Kanak kanak.

Mbah Darminah sosok yang berwajah lucu, ndower bibirnya, anaknya bernama Sukandar dulu satu kelas denganku, Kandar panggilannya, sekarang sudah berkeluarga berbisnis tempe di desa seberang. Kandar waktu sekolah dulu juga gak pinter pinter banget.

Aduhai Darminah, engkau telah membuat hati Pahing terliputi perasaan cinta yang merona, perasaan yang bisa merubah segalanya. Pahing adalah suami Darminah.

Yang terpikir olehku dulu, keluarga Pahing berwajah lucu. dan anaknya gak pinter pinter banget.

Namun dosa apa mereka padaku?

Lewat tulisan ini aku cuma mau minta maaf waktu itu telah berfikir miring tentang kalian sekelurga, maklum dulu aku masih kanak kanak. Semoga kalian semua membaca tulisan ini.

Salam.

PENGANTEN BARU

•Februari 4, 2009 • 4 Komentar

Mungkin enak rasanya jadi penganten baru…
( Melamun …)